Jumat, 08 Oktober 2010

Java Fundamental : 8

Penyeleksian Kondisi dan Perulangan

Untuk menghasilkan suatu program, sangat penting untuk mengatur agar program dapat berjalan dengan aliran atau susunan yang baik, sehingga dapat memecahkan masalah atau menciptakan solusi dari suatu permasalahan. Ada dua macam kontrol alur ( control flow ) yang digunakan dalam pemrograman Java, yaitu
pengkondisian ( conditional ) dan pengulangan ( looping ).

A. Pengkondisian ( Conditional )

Conditional merupakan suatu pengaturan alur program berdasar
kondisi boolean yang dijadikan patokan.

1. Pengkondisian Dengan if

Pengaturan alur program seringkali berdasar dari ekspresi
tertentu yang menghasilkan nilai boolean. Apabila boolean bernilai
true, maka blok pernyataan akan dijalankan. Pengkondisian semacam
ini dapat dilakukan dengan if.
Sintaks :
if (<ekspresi boolean>)
{
<pernyataan>
}
Pernyataan di antara tanda { } akan dijalankan apabila ekspresi
boolean bernilai true atau benar, sedangkan untuk ekspresi boolean
terdapat di dalam tanda ( ).
Contoh :
class SeleksiIf {
public static void main(String[] args) {
int a,b;
a = 20;
b = a/2;
if(b>5){
System.out.println("Pernyataan1 Test Seleksi If dieksekusi");
}
System.out.println("Pernyataan2 Test Seleksi If dieksekusi");
}
}


2. Pengkondisian Dengan if dan else . 

Pada pengkondisian dengan menggunakan if, tidak jelas apa yang akan dilakukan apabila ekspresi boolean bernilai false. Apabila ingin memproses suatu ekspresi boolean yang bernilai false, dapat menambahkan else.
 
Sintaks :
if (<ekspresi boolean>)
{
<pernyataan>
}
else
{
<pernyataan>
}
Pernyataan pada blok if sebelum else akan dijalankan apabila ekspresi boolean bernilai true, sedangkan apabila ekspresi boolean bernilai false, maka akan dijalankan pernyataan yang ada setelah else.

 Contoh :

class SeleksiIfElse {
public static void main(String[] args) {
int x;
x = 10;
if(x>5) {
System.out.println("Pernyataan1a Test Seleksi IfElse dieksekusi");
System.out.println("Pernyataan1b Test Seleksi IfElse dieksekusi");
}
else {
System.out.println("Pernyataan2a Test Seleksi If Else dieksekusi");
System.out.println("Pernyataan2b Test Seleksi IfElse
dieksekusi");
  }
 }
}


3. Pengkondisian Dengan if dan else if

Selain if, if dan else, dapat juga menggunakan kombinasi if else secara berkelanjutan. Misalnya apabila ingin melakukan pengkondisian yang melakukan pengecekan nilai boolean sebanyak tiga kali, maka kita dapat melakukan seperti berikut :

if (<ekspresi boolean>)
{
<pernyataan>
}
else if (<ekspresi boolean>)
{
<pernyataan>
}
else if (<ekspresi boolean>)
{
<pernyataan>
}
else
{
<pernyataan>
}
Contoh :
class SeleksiIfElseIf{
public static void main(String[] args) {
int bulan = 12;
if(bulan<=3)
System.out.println("Kuartal 1 Test Seleksi IfElseIf");
else if(bulan<=6)
System.out.println("Kuartal 2 Test Seleksi IfElseIf");
else if(bulan<=9)
System.out.println("Kuartal 3 Test Seleksi IfElseIf");
else
System.out.println("Kuartal 4 Test Seleksi IfElseIf");
}
}


4. Pengkondisian Dengan Switch

Switch digunakan untuk memilih berdasar banyak pilihan, dimana dari masing-masing pilihan akan menghasilkan pernyataan atau aksi yang berlainan sesuai pilihan yang dilakukan. Biasanya
penggunaan switch berkaitan dengan menu, dimana apabila menu pertama dipilih, maka switch akan menjalankan blok dari case 1, lalu apabila menu kedua dipilih, maka switch akan menjalankan blok dari
case 2, demikian seterusnya. Bila tidak memenuhi kriteria menu case manapun, switch akan menjalankan blok default.

Sintaks penggunaan switch adalah :

Switch (<ekspresiinteger>)
{
Case <nilaivariabel>: <blok pernyataan>
Break;
Case <nilaivariabel>: <blok pernyataan>
Break;
Case <nilaivariabel>: <blok pernyataan>
Break;
default: <blok pernyataan>
break;
}


Contoh :
 
class SeleksiSwitch {
public static void main(String[] args) {
int bulan, year;
bulan = 1;
year = 2005;
switch(bulan) {
case 1: switch(year) {
case 2004 : System.out.println("Bulan 1 tahun 2004");
break;
case 2005 : System.out.println("Bulan 1 tahun 2005");
break;
}
break;
case 2: switch(year) {
case 2004 : System.out.println("Bulan 2 tahun 2004");
break;
case 2005 : System.out.println("Bulan 2 tahun 2005");
break;
}
break;
case 3: switch(year) {
case 2004 : System.out.println("Bulan 3 tahun 2004");
break;
case 2005 : System.out.println("Bulan 3 tahun 2005");
break;
}
break;
default:
System.out.println("Bulan dan Tahun yang dicari tidak ada
pada pilihan");
break;
}
System.out.println("Sudah keluar dari switch");
}
}

B. Pengulangan ( Looping )

Looping adalah perulangan suatu blok kode program berdasar kondisi yang ditentukan sampai tercapai kondisi untuk menghentikannya (terminasi). Setiap perulangan memiliki empat bagian, yaitu inisialisasi, badan program, iterasi,dan terminasi. Inisialisasi adalah program yang menyiapkan keadaan awal perulangan. Badan program adalah pernyataan yang ingin kita ulangi. Iterasi adalah program yang kita jalankan setelah badan program, tetapi sebelum bagian tersebut dijalankan lagi. Terminasi adalah pernyataan boolean yang diperiksa setiap kali selama perulangan untuk melihat apakah sudah waktunya menghentikan eksekusi. Pada Java dikenal tiga macam bentuk perulangan,

yaitu : while, do-while, dan for.

1. Pengulangan Dengan for

Pengulangan dapat dilakukan dengan menggunakan pernyataan
for. Loop dengan for melakukan inisialisasi sebelum iterasi/loop
pertama, kemudian melakukan tes kondisional dan pada akhir dari tiap
iterasi melakukan penambahan atau pengurangan pada variabel ( step )
yang digunakan sebagai basis pengkondisian untuk perulangan.
Sintaks :
for (inisialisasi ; ekspresi boolean ; step)
{
<pernyataan>
}

Contoh :


class For {
public static void main(String[] args) {
int c;
System.out.println("Sebelum for");
for(c=0;c<10;c++)
System.out.println("Nilai c: " + c);
System.out.println("Setelah for");
 }
}


2. Pengulangan Dengan while

Selain for, kita juga dapat menggunakan while untuk melakukan perulangan. Perulangan akan terus berjalan selama ekspresi boolean bernilai true atau benar.

Sintaks :

while (ekspresi boolean)
{pernyataan}

Contoh :

class While {
public static void main(String[] args) {
int a = 10 ;
System.out.println("Sebelum while");
while(a>=10) {
System.out.println("Nilai a : "+a);
a--;
}
System.out.println("Setelah while");
 }
}


3. Pengulangan Dengan do-while
Do-while memiliki urutan yang terbalik dibandingkan dengan while dan memiliki perbedaan utama, yaitu : bahwa pada do-while pernyataan dijalankan terlebih dahulu minimal satu kali, sedangkan
pada while memungkinkan pernyataan sama sekali tidak dijalankan apabila kondisi boolean pada saat pertama kali sudah salah.

Sintaks :
do
{
<pernyataan>
}
while (ekspresi boolean);

Contoh :

class DoWhile {
public static void main(String[] args) {
int b = 9 ;
System.out.println("Sebelum do");
do {
System.out.println("Nilai b : "+b);
b--;
} while (b>=10);
System.out.println("Setelah do");
 }
}

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar